Anticipating Disruption in Human Capital

Anticipating Disruption in Human Capital

Pada seminar AMA Indonesia Cabang Malang kali ini, Dr. Alex Denni (Chief Human Capital Officer BNI) diundang untuk menyampaikan presentasi di bidang Human Capital. Topik yang di bahas adalah mengenai “Anticipating Disruption in Human Capital”. Presentasi sangat menggugah diawali dengan pembahasan tentang perkembangan ekonomi Indonesia yang pesat. Diperkirakan pada tahun 2030, Indonesia menjadi salah satu dari 7 negara dengan pengaruh ekonomi terbesar di dunia.
Seiring dengan perkembangan ekonomi, dibahas pula tentang ASEAN Economic Community dengan 4 pilar utama yaitu : (1) Single market and production base; (2) Competitive economic region; (3) Equitable economic development; dan (4) Integration into the Global Economy yang didukung dengan konsep free flow of goods, free flow of services, free flow of investment, free flow of capital dan free flow of skilled labour.

Semakin berkembangnya perekonomian Indonesia dan dengan adanya ASEAN Economic Community maka demand human capital di Indonesia semakin naik, sedangkan kenyataannya sekarang, supply tenaga kerja tidak dapat memenuhi demand tersebut, padahal banyak sarjana yang belum mendapat pekerjaan. Hal itu nampaknya dipangaruhi oleh mentalitas yang kurang kompetitif dan pendidikan yang kurang berkembang dari masa ke masa. Kualitas human capital sangat penting untuk ditingkatkan karena kedepannya banyak pekerjaan yang akan diautomatisasi secara digital.
Menanggapi hal tersebut, Alex Denni menerapkan Human Capital Architecture dan diharapkan setiap pekerja dapat menjadi leader. Dalam Human Capital Architecture, untuk meningkatkan kualitas Human Capital dilakukan 3 langkah utama yaitu Talent & Sucession, Learning & Development dan Reward & Recognition. Dalam Talent & Sucession dilakukan talent mobility sesuai dengan kinerjanya. Semakin bagus kinerja dan semakin berkembang kualitas bekerjanya, maka jenjang karirnya semakin tinggi. Untuk mengembangkan kualitas pekerja maka terdapat langkah Learning & Development yang diterapkan dengan Center of Digital Asessment and Evaluation, dimana pekerja diberikan kesempatan untuk belajar dan bereksperimen yang nantinya akan dievaluasi kembali. Terakhir, Reward & Recognition merupakan pemberian benefit pada pekerja atas usaha/effort yang telah dilakukan dan tersedianya fasilitas yang mendukung lingkungan kerja seperti shared office, daycare dan appreciation day. Reward tersebut juga bersifat fleksibel yang artinya pekerja dapat memilih sendiri sesuai dengan kebutuhan.

.
Berbagai cara dapat dilakukan untuk membangun Indonesia lebih baik, so what are you waiting for? THE FUTURE IS NOW.

 

-Baby Arabella Dayantha-
Member AMA Indonesia Chapter Malang
Owner PopArte

Silahkan tinggalkan komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan secara bebas. Yang bertanda bintang wajib diisi.