Economy Outlook 2013

Economy Outlook 2013

Anggaran belanja negara bila dilihat dari tahun 2000 – 2012. Secara fisik naik 3 x lipat. Pertumbuhan jatim 2012 = 7.2 % , APBN Indonesia 2013 = 2 x dari APBN 2007 sebesar 1400 trilyun Koreksi APBN 2013 dari 6,8 % menjadi 6,3 — 6.6 persen. Walaupun import lebih besar dari export sehingga defisit. Namun pengaruh terhadap perekonomian hanya 4 % karena transaksi konsumsinya tinggi didalam negeri.

Hal ini hikmah 1998 yang melemahkan kemampuan ekspor , namun disisi lain konsumsi dalam Negeri naik drastis karena pertumbuhan ekonomi kelas menengah yang booming. Anggaran 1600 T yang dikeluarkan 500 T ke daerah akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pertumbuhan dana reksa growth investasi rata rata diatas 20 % dikarena tumbuhnya ekonomi menengah yang mempunyai kemampuan investasi, kenaikan umk tidak masalah kecuali perusahaan yang tidak siap.

Bonus demografi Indonesia dengan Populasi 66 % diusia produktif , bila semua dapat bekerja akan memperkuat ekonomi,karena 66% usia produktif menanggung hidup bagi yang berusia diatas 45 tahun sebesar 6% dan 28% diusia dibawah 17 tahun. Hal ini sebaliknya terjadi di Negara maju dengan demografi sebagai berikut; median age Jepang pada usia 47 tahun, Eropa median di usia 40 tahun, China dengan median age 37tahun, Indonesia dengan median age 28 tahun, dan india dengan median age 24 tahun. Sedang Jatim memiliki demografi 39 orang yang ditangung oleh 61 persen pada usia kerja produktif sampai 2025. GOLDEN AGE Indonesia akan menjadi pendorong ekonomi sampai 2045.

Investasi di Indonesia terserap di jawa sebesar 60 persen total investasi di indonesia, sedang jatim menyerap investasi no 2 sedang
pertumbuhan ekonomi Jatim no 1. Penyerapan investasi di Jatim pada Investasi tulung agung, banyuwangi, surabaya dan gresik.

Daya beli meningkat dilihat pertumbuhan pemakaian listrik daya 4000 watt meningkat drastis. Hal ini yang mendorong kekurangan kebutuhan travo listrik Inflasi tertinggi karena peningkatan kebutuhan daging sapi, ayam, ikan, dan telur. Yang membuatterdorongnya inflasi adalah pertumbuhan daya beli kelas menengah.

Sehingga kekurangan daging sapi karena hasil survei makanan paling populer adalah bakso. Kondisi peningkatan konsumsi berprotein memiliki potensi pada generasi 20 tahun akan lebih pandai karena protein tinggi.Yang menarik komposisi penghasilan Indonesia 16 terbesar didunia, 45 juta orang konsumtif penghasilan diatas 5 juta, 53 % berpenghasilan 74 % GdP, 0,5 trilliun dollar untuk konsumsi.

Prespekti 2030 : Indonesia sekarang merupakan negara no 7 didunia, 135 juta kelas konsumtif , 71 populasi yang menciptakan 86 % GDP. 113 juta skill worker. 1,8 trilliun rupiah konsumtif. Persiapan bahan pangan harus siap dan memberikan peluang. Orang kaya Indonesia tumbuh 0,4 % jadi 2 %, ekonomi kelas menengah 2,2 juta atau 13 persen ,dan yang berpenghasilan 4-10 jt sebanyak 22,3 juta orang. Oportunity bisnis banyak diluar Jawa, 2025 indonesia menjadi 12 besar ekonomi Indonesia. Bisnis kreatif and online bisnis akan booming ini dilihat Facebook dan toko bagus, dipasarkan omset naik 30 persen pertahun.

 

Penulis : Sarbini Wono, MT
Ketua Umum AMA Malang

Categories: Berita Organisasi
Tags: ,

Silahkan tinggalkan komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan secara bebas. Yang bertanda bintang wajib diisi.