Sekretariat AMA Malang
  • Ruko STIKI Malang - Jl. Raya Tidar no 101B
  • Telp: 0341-556888
  • Email: sekretariat@ama-malang.com

Pengumuman Seminar

Building Sustainable Business Organization

Building Sustainable Business Organization

Pembicara

Tanri Abeng, MBA

Tanggal

April 27th, 2012 - 18:00

Tempat

Hotel Tugu Malang

Informasi Lengkap Seminar

Building Sustainable Business Organization,dapat saya artikan membangun organisasi bisnis yang memiliki ketahanan yang tinggi. Organisasi bisnis pasti berada diantara gelombangan bisnis dan percepatan persaingan , sehingga organisasi bisnis yang tidak membangun diri dengan baik akan tertinggal atau tenggelam. Ketahanan organisasi binis dalam menghadapi perubahan sosial ekonomi, perubahan pasar, perubahan tehnologi, perubahan karakter manusia dan perubahan persaingan akan menentukan organisasi tersebut mampu survive bahkan leading dari kelompoknya. Kita masih mengingat Bapak Tanri Abeng berkiprah di Multi Bintang Indonesia dengan julukan manajer satu milyard sampai ke Bakrie Brother mengukir prestasi gemilang, sampai karirnya sebagai Menteri Negara Pendayagunaan BUMN menangani 164 BUMN.
Topik seminar AMA Malang “ Building Sustainable Business Organization” merupakan salah satu keahlian beliau dalam merancang organisasi yang tangguh dan leading. Suatu kehormatan Bagi warga kota Malang dan Anggota AMA Indonesia cabang Malang atas kesediaan bapak Tanri Abeng membagikan ilmunya di seminar AMA Malang.

Penulis : Ir. Sarbini Wono, MT

Ketua I AMA Malang

Profil Pembicara

Tanri Abeng dilahirkan di sebuah desa di Pulau Selayar, Sulawesi Selatan. Pada usia 10 tahun kedua orangtuanya meninggal dan ia dikirim untuk tinggal dengan kerabat di Makassar (dahulu Ujungpandang). Setelah menyelesaikan pendidikan SLA di Ujungpandang, ia sempat berangkat ke Amerika Serikat dalam program American Field Service (AFS) Exchange program. Selanjutnya ketika ia pulang kembali ke Makassar, ia melanjutkan sekolahnya di Universitas Hasanudin sampai tingkat 5, pendidikannya dilanjutkan ke Graduate School of Business Administration, di Universitas New York, Amerika Serikat hingga mendapatkan gelar MBA. Kemudian ia mengikuti program management training Union carbide Amerika serikat. Setelah selesai, ia ditempatkan di Jakarta sebagai Manager Keuangan perusahaan tersebut (1969-1979). Kariernya terus menanjak sampai akhirnya ia menjadi Direktur PT Union-Carbide Indonesia. Selain itu, ia juga menjadi Direktur Agrocarb Indonesia, Direktur Karmi Arafura Fisheries (1971-1976) dan pada tahun 1977-1979, ia merangkap sebagai manager pemasaran Union Carbide Singapura.

Tahun 1979, ia pindah ke perusahaan produsen bir Belanda, Heineken, PT Perusahaan Bir Indonesia (Indonesian Beer Company). meskipun ia tidak bisa berbahasa Belanda dan tidak minum bir, Ia menjadi CEO perusahaan tersebut setelah wawancara selama 15 menit. Selanjutnya ia mengubah nama PT Perusahaan Bir Indonesia ke Multi Bintang Indonesia. Pada tahun 1982, itu mencatat laba sebesar Rp. 4 miliar, naik dari hampir Rp. 500 juta dibandingkan ketika ia bergabung.

Pada tahun 1991 Tanri Abeng mundur sebagai CEO Multi Bintang dan pindah ke Bakrie & Brothers, perusahaan milik Aburizal Bakrie. Tanri Abeng menjadi CEO Bakrie & Brothers, tetapi ia juga merangkap sebagai ketua non-eksekutif Multi Bintang Indonesia, posisi ini tetap dipertahankan hingga Maret 1998. Ketika ia memulai di Bakrie, perusahaan ini memiliki lebih dari 60 anak perusahaan yang beroperasi di beragam industri. Salah satu langkah pertama Tanri Abeng untuk merestrukturisasi perusahaan adalah dengan memfokuskan perusahaan pada tiga industri utama – telekomunikasi, dukungan infrastruktur dan perkebunan – serta investasi dan aliansi strategis di bidang pertambangan, petrokimia dan konstruksi. Dengan beberapa reformasi, kinerja Bakrie & Brothers membaik, ketika Tanri Abeng bergabung dengan perusahaan penjualan tahunan sekitar US $ 50 juta. Pada akhir tahun 1996 penjualan ditutup menjadi US $ 700 juta. Selain sebagai Presiden Direktur di Bakrie & brothers, ia juga merangkap jabatan sebagai Direktur di Asia Pacific Brewery, Singapura (1981-1991), Direktur Bata Indonesia (1993-1998), Ketua B.A.T Indonesia (1995-1998) dan Mitratel Indonesia (1994-1998). Ia juga aktif di pemerintahan dan organisasi non-pemerintah seperti Dewan Pendidikan Nasional (1993 – 1998), Dewan Riset Nasional (1990 – 1998), Badan Promosi Pariwisata (1990 – 1996), Yayasan Perlindungan Lingkungan (1993 – 1998), Asosiasi Indonesia-Belanda, Indonesia-British Council dan Asia-Australia Institute. Dia juga merupakan Komisaris dari Bursa Efek Jakarta antara tahun 1992 dan 1995. Tahun 1991 ia memasuki dunia politik, ia mewakili Golkar duduk di Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Selanjutnya tahun 1998 ia ditunjuk oleh Presiden Soeharto sebagai Menteri Negara Pendayagunaan BUMN pada Kabinet Pembangunan VII dan dilanjutkan dengan jabatan yang sama di Kabinet Reformasi Pembangunan pimpinan Presiden Habibie. Tahun 2004, ia menjadi Komisaris Utama PT. Telkom Indonesia. Pada tahun 2010, Tanri Abeng menyelesaikan pendidikan Doktor dalam Ilmu Multidisiplin dari UGM.
Setelah lebih dari empat dekade, malang melintang di perusahaan multinasional dan pemerintahan, tahun 2011, ia mendirikan Universitas Tanri Abeng, yang berlokasi di Ulujami, Pesanggahan, Jakarta Selatan

Pendidikan

Beasiswa “American Field Service”, yang saat ini, untuk Indonesia, dilaksanakan oleh Bina Antarbudaya
Fakultas Ekonomi Universitas Hasanudin, Makassar
Program Master of Business Administrasion, University of New York Buffalo.
Doktor, Ilmu Multidisiplin, Universitas Gadjah Mada.

Karier

PT. Union Carbide Indonesia
Presdir PT Perusahaan Bir Indonesia (sekarang PT. Multi Bintang Indonesia)
Presdir Grup Bakrie
Meneg Pendayagunaan BUMN Kabinet Pembangunan VII
Meneg Pendayagunaan BUMN Kabinet Reformasi Pembangunan
Ketua Eksekutif Pusat Kepemimpinan
Wakil Ketua Dewan Bisnis Indonesia-Malaysia
Komisaris Utama PT. Telkom Indonesia
Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PII) 2008-2011

Buku

Dari Meja Tanri Abeng: Managing atau Chaos, Pustaka Sinar Harapan (2000)
Profesi Manajemen, Gramedia